Pertemuan 10: Hujan Meteor (Penggandaan Objek / Cloning)
Alokasi Waktu: 2 Jam Pelajaran (2 x 40 Menit) Tema/Materi Integrasi: Ilmu Pengetahuan Alam (Benda Langit: Asteroid & Meteor) Target Peserta Didik: Siswa Kelas 8 (Reguler)
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu:
Menjelaskan perbedaan antara menduplikasi sprite secara manual dengan menggunakan fitur Cloning secara terprogram.
Menggunakan blok
create clone of [myself]untuk menghasilkan salinan objek secara otomatis.Mendefinisikan perilaku spesifik dari hasil gandaan menggunakan blok pemicu
when I start as a clone.Menggunakan blok
pick random(Operator) untuk menciptakan posisi kemunculan yang dinamis dan tidak tertebak.Mengelola memori programme dengan menggunakan blok
delete this clone.
B. Persiapan Pembelajaran
Perangkat: PC/Laptop dengan aplikasi Scratch 3.0.
Media: Proyektor untuk demonstrasi.
Bahan Ajar: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pertemuan 10.
C. Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Apersepsi: Bertanya kepada siswa, "Apa bedanya meteoroid, meteor, dan meteorit?" (Meteor adalah batuan angkasa yang terbakar dan jatuh menembus atmosfer Bumi, sering disebut bintang jatuh).
Koneksi Pemrograman: "Bayangkan jika di dalam game, kita ingin membuat 50 batu meteor yang berjatuhan. Apakah kita harus memasukkan 50 sprite Batu satu per satu dan memberinya kode satu per satu? Tentu sangat melelahkan! Komputer memiliki fitur 'Cloning' (Kloning). Kita cukup membuat 1 cetakan (Master), dan komputer akan mencetak salinannya tanpa batas."
Penyampaian Tujuan: Proyek hari ini adalah game bertahan hidup (Survival). Pemain menggeser Bumi ke kiri dan kanan untuk menghindari rintangan hujan meteor yang berjatuhan secara acak dari atas layar.
2. Kegiatan Inti (50 Menit)
Penjelasan Konsep Kloning (10 Menit):
Mendemonstrasikan kategori Control (oranye), menarik tiga blok khusus kloning yang berada di bagian paling bawah:
create clone of,when I start as a clone, dandelete this clone.Menjelaskan bahwa Sprite Asli (Master) biasanya disembunyikan (
hide), dan hanya hasil kloningannya yang dimunculkan (show).
Praktik Mandiri Siswa - Proyek "Hujan Meteor" (30 Menit):
Siswa merakit game sesuai panduan LKPD.
Guru berkeliling, memberikan bimbingan khusus pada penggunaan blok hijau
pick randomagar meteor muncul menyebar dari kiri hingga kanan layar.
Pentingnya Manajemen Memori (10 Menit):
Guru mendemonstrasikan apa yang terjadi jika meteor dibiarkan menumpuk di bawah layar tanpa blok
delete this clone(Scratch memiliki batas maksimal 300 klon; jika penuh, meteor baru tidak akan muncul dan programme bisa melambat/lag).
3. Kegiatan Penutup (15 Menit)
Uji Coba & Modifikasi: Siswa mencoba game mereka. Guru memberikan tantangan: "Bisakah kalian membuat hujan meteornya semakin lebat/cepat?" (Petunjuk: Ubah angka jeda waktu
waitmenjadi lebih kecil, misalnya 0.5 detik).Penyimpanan File: Menyimpan hasil proyek dengan format nama
Nama_Kelas_Pertemuan10.Penutup: Salam dan doa penutup.
D. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) / Panduan Proyek
Judul Proyek: Hujan Meteor Misi: Lindungi Bumi! Ratusan meteor sedang berjatuhan. Buatlah mesin pencetak kloning untuk meteor, lalu buatlah kodenya agar setiap salinan meteor meluncur turun dari posisi yang acak. Pemain harus menggeser Bumi agar selamat.
Langkah 1: Menyiapkan Panggung dan Bumi
Hapus Sprite kucing.
Tambahkan Backdrop gelap (contoh: Stars).
Tambahkan Sprite Earth (Bumi). Letakkan di bagian paling bawah layar.
Buat agar Bumi bisa digeser ke kiri dan kanan menggunakan keyboard. Gunakan logika pergerakan mulus dari Pertemuan 5 (
when flag clicked->forever->if key pressed then change x by 10).
Langkah 2: Menyiapkan Cetakan Master Meteor
Kita akan membuat "Mesin Pencetak" meteor. Objek master ini tidak akan bergerak, ia hanya bertugas melahirkan klon-klon baru.
Tambahkan Sprite Rocks (atau batu lainnya). Ubah ukurannya menjadi 40.
Rangkai kode pencetaknya:
Buka Events, tarik
when [Green Flag] clicked.Buka Looks, tarik blok
hide(Kita sembunyikan master-nya).Buka Control, tarik blok
forever.(Di dalam forever) -> Tarik blok
create clone of [myself].(Di dalam forever) -> Tarik blok
wait 1 seconds(Agar meteor tidak keluar seperti air mancur yang menumpuk).
Langkah 3: Menentukan Sifat Salinan (Klon) Meteor
Apa yang harus dilakukan oleh meteor yang baru saja "lahir" dari cetakan?
Masih di Sprite Batu, ambil blok topi
when I start as a clonedari kategori Control (di bagian bawah).Tentukan posisi lahirnya (di atas layar, posisi X acak):
Ambil blok
go to x: ( ) y: ( ).Ubah nilai Y menjadi 150 (artinya mulai dari atas layar).
Untuk nilai X, buka kategori Operators (hijau), ambil blok
pick random 1 to 10. Masukkan ke dalam lubang X. Ubah angkanya menjadipick random -200 to 200.
Buka kategori Looks, letakkan blok
showdi bawahnya. (Klon harus menampakkan diri karena masternya tadi disembunyikan).
Langkah 4: Membuat Klon Jatuh dan Menghilang
Ambil blok
foreverdan pasang di bawah blokshow.Masukkan blok
change y by -5ke dalam perut forever agar meteor jatuh ke bawah.Mendeteksi batas bawah layat: Kita harus menghapus meteor yang sudah sampai ke dasar layar agar komputer tidak error.
Tambahkan blok
if < > thendi bawahchange y by -5.Masukkan kondisi sensor
if <touching [edge]?> thenatau mengecek kordinatif < (y position) < -170 > then. (Gunakantouching edgeagar lebih mudah).(Di dalam celah If) -> Tarik blok
delete this clonedari kategori Control.
Langkah 5: Mendeteksi Tabrakan (Game Over)
Tambahkan blok
if < > thenSATU LAGI di bawah If yang pertama (jangan dimasukkan ke dalamnya).Masukkan kondisi
if <touching [Earth]?> then.(Di dalam celah If ini) -> Tambahkan blok
say [BOOM! Bumi Hancur] for 2 seconds.Tambahkan blok
stop [all]untuk mengakhiri permainan.
Kode Akhir Keseluruhan (Referensi untuk Meteor):
Blok Mesin Master:
when [Green Flag] clicked
hide
forever
create clone of [myself]
wait 1 seconds
end
Blok Perilaku Klon:
when I start as a clone
go to x: (pick random -200 to 200) y: 150
show
forever
change y by -5
if <touching [edge]?> then
delete this clone
end
if <touching [Earth]?> then
say [BOOM!] for 2 seconds
stop [all]
end
end
E. Rubrik Penilaian (Asesmen Formatif)
Kriteria Penilaian
Berkembang (1)
Cukup (2)
Sangat Baik (3)
Logika Master & Klon
Menggabungkan blok pergerakan langsung di bawah Event
bendera hijau (bukan di bawah when I start as a clone), sehingga meteor asli
yang bergerak.
Berhasil membuat klon, namun lupa menggunakan blok hide
dan show, sehingga ada satu meteor master yang diam membeku di tengah layar.
Mampu memisahkan tugas dengan sempurna: Master bertugas
mencetak sambil bersembunyi (hide), dan klon bertugas bergerak lalu
menampakkan diri (show).
Penggunaan Operator Acak
Kloning berhasil, namun meteor jatuh dari titik baris
vertikal (X) yang persis sama terus-menerus.
Menggunakan blok pick random, namun jangkauan angkanya
terlalu kecil (misal: 1 hingga 10) sehingga meteor mengumpul di tengah.
Menggabungkan blok go to x: y: dengan pick random -200 to
200 pada sumbu X, menghasilkan posisi jatuhnya meteor yang sangat dinamis.
Manajemen Memori Klon
Tidak menggunakan blok delete this clone. Meteor bertumpuk
menjadi barisan tembok di dasar layar hingga aplikasi melambat.
Menggunakan delete this clone, namun logikanya salah
(misal klon terhapus sesaat sebelum ia jatuh).
Menempatkan delete this clone di dalam sensor tabrakan
tepi layar secara sempurna, menjaga memori komputer tetap bersih.
Kriteria Penilaian
Berkembang (1)
Cukup (2)
Sangat Baik (3)
Logika Master & Klon
Menggabungkan blok pergerakan langsung di bawah Event
bendera hijau (bukan di bawah when I start as a clone), sehingga meteor asli
yang bergerak.
Berhasil membuat klon, namun lupa menggunakan blok hide
dan show, sehingga ada satu meteor master yang diam membeku di tengah layar.
Mampu memisahkan tugas dengan sempurna: Master bertugas
mencetak sambil bersembunyi (hide), dan klon bertugas bergerak lalu
menampakkan diri (show).
Penggunaan Operator Acak
Kloning berhasil, namun meteor jatuh dari titik baris
vertikal (X) yang persis sama terus-menerus.
Menggunakan blok pick random, namun jangkauan angkanya
terlalu kecil (misal: 1 hingga 10) sehingga meteor mengumpul di tengah.
Menggabungkan blok go to x: y: dengan pick random -200 to
200 pada sumbu X, menghasilkan posisi jatuhnya meteor yang sangat dinamis.
Manajemen Memori Klon
Tidak menggunakan blok delete this clone. Meteor bertumpuk
menjadi barisan tembok di dasar layar hingga aplikasi melambat.
Menggunakan delete this clone, namun logikanya salah
(misal klon terhapus sesaat sebelum ia jatuh).
Menempatkan delete this clone di dalam sensor tabrakan
tepi layar secara sempurna, menjaga memori komputer tetap bersih.